MEDAN – Dalam rangka memperkuat mutu institusi menuju standar internasional, STIM Sukma Medan bekerja sama dengan Forum Kerja Sama Pendidikan Tinggi (FKPT) sukses menyelenggarakan Workshop Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi pada Kamis, 15 Januari 2026, bertempat di Hotel Le Polonia, Medan.FKPT adalah forum kolaboratif yang fokus pada peningkatan mutu dan kerjasama internasional perguruan tinggi di Sumatera dan regional (Malaysia/Thailand).
Acara bertajuk “Workshop Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi, Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2025: Peluang dan Tantangan Membangun SPMI Perguruan Tinggi” ini menghadirkan pakar manajemen dari Universitas Diponegoro sekaligus Dewan Eksekutif LAMEMBA, Bapak Dr. Ahyar Yuniawan, S.E., M.Si. Workshop ini diikuti oleh perwakilan berbagai perguruan tinggi ternama, antara lain STIM Sukma, Politeknik Cendana, Politeknik Ganesha, UMSU, UINSU, dan Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara.
Urgensi Transformasi Mutu Dalam sambutannya, Ketua Pembina FKPT Sumut, Bapak Supriyanto, menyatakan bahwa Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2025 adalah instrumen penting agar kampus-kampus di Indonesia mendapatkan pengakuan akreditasi internasional.
Dr. Ahyar Yuniawan dalam sesi materinya menekankan pentingnya pembaruan data SPMI ke link SPMI Dikti secara berkala. Beliau menjelaskan bahwa standar pendidikan harus menjadi acuan utama dalam menyusun kurikulum. “Evaluasi SPMI adalah tentang cek dan laksanakan. Dokumentasi harus lengkap dari awal hingga akhir, memastikan keberlanjutan mutu yang melampaui standar minimal,” ungkapnya.
Peran Strategis Penyelenggara Kegiatan ini menegaskan dedikasi FKPT (Forum Kerjasama Perguruan Tinggi) dalam membangun sinergi antar-kampus di wilayah Sumatera dan mancanegara. FKPT saat ini menjadi motor penggerak kolaborasi internasional yang melibatkan institusi seperti UNMUHA, UISU, IAIN Langsa, hingga mitra dari Malaysia dan Thailand.
Sebagai tuan rumah, STIM Sukma Medan kembali membuktikan kualitasnya sebagai Kampus Manajemen Terbaik bagi calon manajer muda dan profesional di Medan. Dengan akreditasi “Baik Sekali”, STIM Sukma terus berkomitmen mengintegrasikan sistem pendidikan berbasis STIFIn dengan standar mutu nasional demi mencetak lulusan yang kompetitif.
Melalui workshop ini, diharapkan perguruan tinggi peserta dapat segera menyesuaikan instrumen mutunya agar tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi menjadi penggerak utama kemajuan institusi.

