(061) 7883991 | 0877 6644 8555 stims@stimsukmamedan.ac.id
Share Postingan Ini di Social Media Kamu ya,

STIM SUKMA MEDAN – Memanfaatkan barang bekas dengan menerapkan 3R (Reuse, Reduce, Recycle) untuk mengurangi sampah, terutama sampah pastik yang sangat sulit terurai seperti bekas bungkus deterjen, pewangi pakaian, kopi menjadi produk berguna dan barang yang memiliki nilai ekonomi menjadi upaya kampus Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Sukma. kata kunci : EDUKASI EKONOMI SELAMATKAN LINGKUNGAN

EDUKASI EKONOMI SELAMATKAN LINGKUNGAN

Dan berkenaan dengan hal tersebut, pada Sabtu (28/10/2023) bertepatan dengan peringatan 95 tahun Hari Sumpah Pemuda diselenggarakan kegiatan Workshop Waste for Change untuk mahasiswa/i dengan mengundang Yuniarti sebagai pemateri sekaligus praktisi pembuat kreasi tas dan barang lainnya dari barang bekas yang berpengalaman.

EDUKASI EKONOMI SELAMATKAN LINGKUNGAN

Kegiatan diiniasi Lembaga Pengembangan Bisnis & Entrepreneur (PBNE), salah satu lembaga kampus yang membidangi kewirausahaan kampus, yang dikepalai Riandani Rezki Prana, S.EI, M.Si dan dibuka oleh Wakil Ketua STIM Sukma Medan, Edi Winarta, S.E, M.M yang diusai kata sambutan memberikan sertifikat penghargaan mewakili Ketua STIM Sukma DR. Wardayani, S.E, M.Si kepada Yuniarti.

Adapun maksud dan tujuan workshop yang juga dihadiri sejumlah Dosen adalah untuk mengajak mahasiswa/i sadar dan berpikir cerdas, kreatif, piawai dan berpengalaman dalam pengelolaan sampah bekas dan rumah tangga (Manajemen).

Kalau dari kampus sendiri kegiatan Workshop Waste for Change mendukung program Sukma Dukung Entrepreneur dan Kewirausahaan (SUDEWIRA) dalam rangka menambah nilai ekonomi mahasiswa/i, mengurangi perilaku konsumtif, mengajarkan gaya hidup hemat, dan akhirnya memiliki penghasilan tambahan dan juga mendukung program Sukma Cinta Alam dan Lingkungan (SUCITA) dalam mendukung peryelamatan lingkungan, mencegah pencemaran lingkungan.

Kegiatan Workshop Waste for Change dibuka dengan penjelasan Yuniarti perihal pengelolaan sampah bekas, dimana mahasiswa/i yang hadir sebagai peserta dibagi per kelompok lalu ditutup dengan hasil mahasiswa/i yang sebagian tergabung dalam komunitas Remaja Peduli Sampah (REMPAH) kampus berhasil membuat tas ramah lingkungan dari bahan bekas bungkus pewangi pakaian.

Penulis: Yan Djuna

kata kunci : EDUKASI EKONOMI SELAMATKAN LINGKUNGAN

kunjungi : stimsukmamedan.ac.id

daftar online di : spmb.stimsukmamedan.ac.id

×

Hai!

Selamat datang di Situs Website STIM SUKMA MEDAN, klik pada salah satu Tim Support kami dibawah ini, untuk berkomunikasi dengan kami via WhatsApp atau email Kami ke stimsukma1@gmail.com & stims@stimsukmamedan.ac.id.

× Hai! Butuh Bantuan?