(061) 7883991 | 081330311376 stims@stimsukmamedan.ac.id

“CINTA TAK LEKANG OLEH WAKTU”

Ribuan tahun dari sekarang,

ketika debu kita menyatu dengan batu-batu purba,

dan nama-nama kita tinggal gema

di arsip digital yang nyaris rusak,

akan ada makhluk lain entah manusia,

entah sesuatu yang lebih sabar – menemukan sisa-sisa keberadaan kita.

 

Mereka meneliti fragmen tulang

dan jejak napas, membaca sisa DNA

yang pernah tertawa bersamamu di saat senja menumpahkan warna emasnya, membuat ku lupa cara berjalan

dan mungkin mereka akan berkata

“pernah ada dua hati

yang berani mencintai

di tengah dunia

yang sibuk melupakan arti waktu”.

Biarlah mereka tahu,

cinta tidak hilang oleh ribuan tahun,

ia hanya berganti bentuk –

dari nadi menjadi debu, dari debu menjadi cahaya,

yang masih bersemi di antara bintang di tempat namamu

pernah kusebut.

 

seolah dunia belajar tersenyum darimu

senyuman manis seorang manusia,

aku tak tahu banyak tentang kata,

namun aku tahu satu hal bahwa itu adalah senyuman manusia paling indah di abad 21.