BANGKU KOSONG DAN GADIS SMA
senin,13 oktober 2013 adalah hari pertama siska alamsyah masuk sekolah barunya SMAS
TRITURA.Siska adalah seorang gadis berumur 17 tahun yang dulunya ceria, tetapi kecerian
siska tidak berlangsung lama, karena saat masuk di SMAnya dulu ia sempat dibully oleh satu
angkatannya, sejak hari itu wajah ceria siska hilang sejak ia jadi korban perundungan disekolah
lamanya.
karena rasa sakit disekolah lama,siska menjadi pendiam dan murung.ia memasuki sekolah itu
dengan wajah yang datar. Saat masuk kelas, wali kelas siska yang bernama pak nando menyuruh
siska untuk memperkenalkan diri seperti orang pada umumnya memperkenalkan diri, setelah itu
pak nando memperkenankan dia duduk dibangku kosong yang ada ditengah baris ke 3.
Saat baru saja menduduki bangku tersebut,siska merasa ada hawa dingin disekitarnya yang
membuat ia merasa merinding dan seperti ada yang memperhatikannya dari jauh. Setelah jam
sekolah selesai siska kembali kerumahnya dengan perasaan campur aduk. Keesokan harinya,
siska berangkat seperti biasa kesekolah dengan wajah yang datar, saat memasuki kelas dan
duduk dibangku yang diarahkan semalam, hawa kelas seketika dingin dan kelas yang awalnya
berisik menjadi senyap tanpa suara sedikitpun. Di saat itu siska sudah merasa ada yang tidak
beres dengan bangku yang ia duduki, tetapi siska berusaha untuk tetap tenang dan fokus pada
pelajaran dan tidak menghiraukan keadaan saat itu.
Saat siska tidak sengaja menoleh kearah jendela,dia melihat ada seorang gadis yang seumuran
dengannya berpakaian sma yang lusuh dan bercak merah diarah parkiran, kebetulan kelas siska
berada dekat dengan area parkir sepeda motor. Siska tidak dapat melihat wajah gadis itu karena
rambutnya yang menjuntai kedepan dan kepala yang menunduk kebawah, akan tetapi semakin
siska memperhatikan gadis itu, sosok yang ia lihat langsung mendongakkan kepalanya kearah
siska dan berlari seolah olah ingin mengejar siska, melihat itu siska reflek teriak sejadi jadinya
sehingga guru dan teman teman yang lain sontak kaget mendengar suara teriakan siska. Setelah
teriak,siska mendadak diam dan menunduk, tak berselang lama siska mulai tertawa melengking
dan menangis sesegukan seperti orang yang sedih sepilu mungkin.
Hal itu membuat guru dan teman kelas siska merasa siska telah kerasukan. Disela sela tangis
siska dia berkata “pakk jangan pakk!!,hikss hikss,aku ngga mau melakukan itu pak” “pak kepsek
tolong akuu,aarrghh” ucap sosok yang ada ditubuh siska dan langsung pingsan. Kabar siska yang
dirasuki hingga pingsan pun langsung menyebar keseluruh kelas dan pihak sekolah mengabari
juga ke orang tua siska.
Beberapa hari kemudian setelah kejadian itu, siska mendadak jatuh sakit dan setiap malam
bermimpi hal yang sama yaitu didatangin oleh sosok yang ia lihat diparkiran kemarin, sosok
tersebut menangis dibawah pohon di area sekitar parkiran sekolah, dia meminta tolong kepada
siska untuk mengungkapkan kebenaran tentang dia disekolah tersebut sambil menunjuk ke arah
ruangan pusat informasi, siska belum mengerti maksud dari “mengungkapkan kebenaran” yang
dimaksud sosok tersebut.
Keesokan paginya,siska bangun dengan badan yang sangat bugar seperti orang sehat,dia bingung
tapi tak berfikir panjang siska langsung bersiap siap pergi kesekolah, sesampainya disekolah dia
mengikuti pelajaran seperti biasa dan tidak ada terjadi hal aneh seperti saat dia pertama kali
masuk sekolah baru.
Ketenangan itu tidak berlangsung lama, saat malam tiba siska keluar rumah untuk membeli
snack buat stok dikamar,dalam perjalanan pulang ia melihat sosok gadis itu lagi, ia mematung
dan tidak bisa mengeluarkan kata kata, sosok tersebut mendekat dan semakin dekat sehingga
masuk kedalam tubuh siska.
Ketika tubuh siska telah dirasuki sosok tersebut,siska langsung kesekolah barunya,sesampainya
disekolah tepatnya diruangan pusat informasi sekolah sosok tersebut memberikan gambaran
tentang kisah kelam yang dialami oleh sosok itu,yang dimana siska melihat gadis itu ingin
membongar rahasia sekolah di ruangan pusat informasi tentang korupsi dan perlakuan tidak
senonoh oleh pak nando wali kelasnya sendiri,sayangnya gadis itu ketahuan oleh pak
nando,kemudian pak nando ingin menjadikan gadis tersebut sebagai mangsa berikutnya,namun
hasilnya nihil gadis tersebut lolos dari sekapan pak nando dan keluar dari ruangan pusat
informasi.
Saat keluar ia melihat pak kepala sekolah sedang berjalan di koridor sekolah sambil menenteng
pisau ditangannya,gadis itu berlari kearah pak kepsek dan meminta bantuan tampa menghiraukan
pisau tersebut,bukannya membantu pak kepsek justru menusukkan pisau tersebut keperut gadis
itu dan membawanya kembali keruangan pusat informasi,disaat itu lah pak nando dan pak
kepsek melancarkan aksi bejatnya dan mengubur mayat gadis itu tepat di area parkiran sekolah.
Setelah diperlihatkan hal itu siska merasa iba dan ingin membantu gadis tersebut dengan
menyerahkan raganya buat balas dendam. Tanpa sepengetahuan siska ternyata pak nando dan
kepsek telah membuntuti siska dari awal dia duduk dibangku kosong tersebut,mereka curiga
siska telah dirasuki oleh arwah gadis itu. Belum sempat bereaksi apa apa,pak nando dan kepsek
masuk ke ruangan itu,siska sontak kaget dan berlari kearah pojok ruangan tersebut.
Pada saat itu jam sudah menunjukan pukul 04:00 pagi,setelah perlawanan panjangan antara siska
dan pak nando,akhirnya siska berhasil disekap dan diikat oleh pak nando dan kepsek. Mereka
berencana melakukan hal yang sama kepada siska seperti yang mereka lakukan kepada gadis
itu,jam sudah menunjukan pukul 07:00 pagi,pak kepsek dan pak nando tidak menyadari hal
itu,mereka malah menceritakan semua tragedi yang menimpa gadis itu dari awal ia ingin
membongkar masalah sekolah sehingga mereka kenguburkannya di area parkiran kepada siska.
Siska tiba tiba tertawa sepuas mungkin dan berkata “Rahasia yang kalian tutupi akan terbongkar
oleh ulah kalian sendiri, haha haha haha HABIS KALIAN SAMAKU!!”.
Ternyata jauh sebelum pak nando dan kepsek masuk,siska telah menyalakan penyiar suara
sekolah yang langsung ke toa yang ada dikoridor sekolah,dengan begitu guru guru serta murid
telah mendengar perbuatan keji yang dilakukan oleh pak nando dan kepsek tersebut pihak
sekolah langsung menghibungi pihak berwajib dan medis untuk mengurus masalah ini.
Setelah pak kepsek dan pak nando dipernjara,mereka berdua selalu dihantui oleh arwah gadis itu
sehingga membuat mereka stress dan bunuh diri secara gantung diri di kamar mandi.
– TAMAT –

